Pengumpan RSS

Category Archives: Event

MIO AUTOMATIC CLUB – ADVENTURE ROAD TO RAMADHAN 1429 H


 

MIO AUTOMATIC CLUB

Versus

Curug Malela, Cililin

 

 

Menjelang bulan Ramadhan 1429 H, Pada Hari minggu 31/08/2008 Para Bikers MIO AUTOMATIC CLUB (MAC) telah melakukan touring ke kawasan Curug Malela di daerah Cililin. Kegiatan yang di ikuti oleh kurang lebih 30 0rang Anggota Utama MAC yang disebut dengan istilah ”The 1st Legionnaire” ini bertujuan untuk mempererat Tali silaturahmi, Brainstorming serta refreshing dalam menghadapi Bulan puasa nanti.

 

 

“Kegiatan Touring kali ini telah direncanakan dari 2 bulan yang lalu Namun kita baru ketemu waktunya sekarang’. Kata Dadu Seorang Tatib MAC. Touring yang di beri Title Adventure Road To Ramadhan tersebut dimulai Dari Pluto Raya Margahayu menuju Caringin, Cijerah, Batu Jajar, Cililin Dan tampak berjalan biasa saja, tidak menemukan hambatan yang berarti. Perjalanan berlanjut menuju sindang kerta, Gunung Halu melewati 4 titik daerah perkebunan teh yang luas tempat yang cocok untuk di jadikan tempat istirahat sejenak sambil Foto-Foto dan sampai akhirnya Rombongan Touring sampai Di pintu Desa Cicadas dari sini jalan yang kita lewati terasa mulai berat karena jalan yang berbatu dan menanjak lebih pas untuk jenis motorcross.

 

 

No Retreat , No Surrender…mungkin itu yang ada di benak kami para peserta touring karena destinasi kurang lebih 2 kilometer lagi. Terik panas matahari yang semakin menyalak tidak pula menyurutkan semangat Bikers Matic yang sudah jalan sekitar 2 jam setengah dari starting Point Di Pluto Raya jam 06.00 tadi pagi. Setelah 1 kilometer menelusuri jalan berbatu sepertinya tidak ada habisnya malah semakin lama batunya semakin besar dan terus menajak. Touring kali ini lebih Ekstreme dari touring yang selama ini telah dilakukan, walaupun Route Touring Masih disekitar kab. Bandung namun lebih menguras tenaga serta menguji kemampuan menguasai kendaraan di track pegunungan seperti itu.

 

 

Setelah sampai di puncak bukit, Curug yang di tuju belum pula terlihat dan sepertinya untuk mencapai nya kita dipaksa mengeluarkan tenaga ekstra karena untuk menuju ke arah curug kita harus berjalan kaki sejauh 1 setengah kilometer. By the way belum lagi kita berjalan,  Cuaca di atas bukit tiba tiba mendung dan dalam hitungan detik kita sudah di guyur hujan gerimis, yap itulah keadaannya siapa sangka  setelah 2 kilo kita jalan menanjak di gigit terik matahari tapi sesampainya di atas bukit kita dapat track baru. Jalan tanah yang licin dan semakin licin terkena air hujan ”TAPI TETAP KITA NIKMATI SAJA’ tutur Kang Bunbun sambil memelas. Konon Kang Bunbun bercita-cita untuk Refreshing namun ternyata malah Re-Pressing kaya ikut makra lagi.

Syukur Alhamdulilah beruntung kita di temenin  Si Abah sesepuh desa Cicadas yang bersedia menjadi Guide MAC, Abah menuntun kita untuk berteduh di sebuah pondokan yang lebih terlihat atau berfungsi sebagai gerbang pintu masuk ke kawasan Curug malela. Hampir setengah jam kita berteduh ditempat yang tidak begitu besar sehingga kita berdesakan untuk menghindari derasnya hujan, para Bikers yang mulai kelelahan dan kedinginan melanjutkan langkah kaki mereka menuruni Bukit menuju Curug. Setelah 20 menit berjalan akhirnya terlihat sebuah lembah hijau terhampar sangat indah sekali namun yang lebih mengesankan Curug yang Menjadi Rasa penasaran kami selama 2 Bulan ini terlihat dengan anggun diantara 2 bukit Hijau mengalirkan derasnya air sungai dari Bukit.

 

 

Duduk Merenung sambil menikmati kopi panas ditemani sebatang A mild. Berimajinasi apa yang bisa di manfaatkan oleh manusia dengan potensi keindahan alam seperti yang terlihat di hadapan kami saat ini. Kami memang belum menyentuh air Curug karena dari tempat kami beristirahat di sebuah warung untuk menuju curug harus menempuh perjalanan setengah kilo menuruni bukit yang curam dan licin karena telah di guyur hujan satu jam yang lalu. Suka dan duka Dalam adventure Road to Ramadhan sepertinya belum berakhir sampai disini karena garis Finish masih 1 kilo didepan. Its Sunday Bloody Sunday seperti dalam lagu U2, Tanpa disadari Perjalanan MAC kali ini menjadi ajang test kelayakan Menjelang Puasa karena Fisik dan Mental Para bikers MAC di uji. Tujuan menikmati keindahan Curug Malela harus dibayar dengan perjuangan,bagaimana tidak sepanjang perjalanan tenaga dan mental kita bener-bener di gojlok abis berdarah-darah (Lebay)layaknya merebut kemerdekaan heheheheheCAPEK AMPUUUN !!

 

 

Tanpa komando satu persatu Bikers Mac berjalan menuruni bukit melalui jalan setapak yang licin dan curam, Kalo salah salah langkah Bisa masuk jurang Bro’! merayap-rayap berkelokan diantara semak semak dan rindangnya pepohonan menjadi background seolah kami menjadi para gerilyawan Maoist yang hendak mengepung pos Militer . ini lebih seru ketimbang main paintball apalagi Monopoli. It’s a real Adventure. Cucuran keringat yang membanjir di kaos Hitam Api MAC semakin mendorong semangat juang mencapai Curug Malela. Setelah lelah berpegangan di ranting ranting pohon akhirnya kami semua terasa disegarkan oleh hembusan angin bercampur air yang menerpa muka hingga terasa segar sejuk serta menghilangkan letih kami.

 

 

KITA SAMPAI BRO’ !! segar banget berdiri beberapa meter dari Curug sepertinya kedatangan kami disambut gemuruh air deras yang jatuh menghantam bebatuan didasar curug. Alam yang begitu indah dan begitu hebatnya lebih indah, lebih sexy dari pada gedung sate  bahkan istana Negara. Oh ya senangnya kami semua setelah melewati rintangan berliku akhirnya terbayarkan oleh keindahan alam sekitar Curug yang masih ”Virgin” karena ketika kami menuruni Bukit sempat terlihat Beberapa jenis Binatang penghuni hutan seperti Rusa, Monyet, Biawak, kodok, Semut hitam merah (Di Kota Juga Banyak tuh), MIO ( sejenis hewan Memamah biak hehehehe minumnya bukan air sungai tapi Premium/Pertamax).

 

 

Kegiatan Adventure yang sangat melelahkan ini bisa dikatakan sukses karena telah dapat menguatkan kesabaran, persahabatan, serta mempertebal iman kita kepada pencipta alam semesta karena kita telah diberikan kesempatan melihat keagungannya hari ini di curug Malela. Rasa syukur atas apa yang kita miliki saat ini dan telah kita nikmati selama ini pake kendaraan sudah nggak perlu over gigi tinggal tarik gas. Bila perlu sesuatu tinggal pergi nelusuri jalan hotmix berbeda dengan masyarakat di sekitar Curug untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka mesti naik turun bukit

 

 

Kalopun pake kendaraan motor lo mesti bertaruh nyawa karena jalan yang curam. Tadi kita memilih jalan kaki untuk menuju curug karena theres dangerous way, pokonya NGGAK DEH! Tapi bagi sebagian warga Sini, Tolong deh  tadi aja turun bukit udah sampe pusing-pusing kecapean belom lagi mesti naik bukit lagi untuk pulang ngumpulin tenaga dulu yang banyak.

 

Anyway alam disana ternyata telah melahirkan banyak crosser terbukti para abang tukang ojek disana sanggup melintasi jalan curam yang kita tidak mampu lewati dengan santai saja sepertinya menjadi hal yang biasa. Dua jam sudah kami nikmati indahnya tubuh curug, bermain-main dengan dinginnya air ohhh sepertinya kami semua tidak menginginkan hal ini berakhir. Puas ga puas kita lekas bersiap-bersiap untuk kembali naik kepunggung bukit untuk bergegas kembali pulang. Langkah langkah gontai entah males melangkah atau kehabisan tenaga yang pasti kondisi naik lebih parah ketimbang turun.

Its A bad session now, sekali lagi stamina Bikers MAC di uji meskipun beberapa orang sempat berguling-guling jatuh karena kurang stabil ( atau kelebihan berat badan…..Sorry opick) dan sesekali beberapa kawan Bikers memutuskan untuk beristirahat untuk menyetel Ulang tempurung lutut yang hampir lepas ….hahahahaha it’s a real Adventure, Nice Job Bro’. Ya bener sekali rencana Touring ini sebelumnya telah dipersiapkan oleh beberapa orang yang menjadi team survey, untuk melakukan verifikasi venue layak atau tidak menjadi lokasi Touring dan leader survey yaitu kawan Robby so dia Berhasil ngerjain kita semua hiks..hiks..hiks….”Kalo gue Inget-inget Laporan survey nggak kaya gini, wah ada manipulasi data Durasi, Tracking…..DAMNED !!

 

Dalam kesedihan tapi KITA NIKMATI SAJA, bagaimanapun Adventure saat ini begitu dinamis sehingga Fisik dan mental kita Di Push menjadi fisik serta mental yang lebih baik lagi untuk menjalani ibadah Puasa. Slowly But sure akhirnya kami semua sampai di punggung Bukit, sambil mengatur nafas dan merenggangkan otot kaki dua botol air mineral langsung habis gue minum maklum capek kaya abis marathon 10 K. So Far muka kami mulai kemerah-merahan kepanasan kecapean, Perjalanan kita lanjut keluar melewati gerbang masuk menuju tempat dimana kami memarkirkan Mio kesayangan kami.

 

 

Tanpa terasa hari sudah menjelang sore, setelah lelah bertualang di belantara Curug Malela,  Bikers MAC kemudian singgah di rumah Abah sang ”The GUIDE”. Dirumahnya Tampak beberapa anggota keluarga Abah yang telah sangat baik mempersiapkan hidangan makanan ala Desa yang bahan masakannya telah kami persiapkan sebelumnya dari Bandung. Nasi Liwet, Ikan Cumi, Asin peda, tahu dan sambal pedas telah tersedia dengan hangat siap untuk di hajar oleh kami.

And this a happy ending.. beruntung kami masih bisa menemukan sekelompok masyarakat yang masih punya rasa untuk membantu dan menolong kami. bagaimanapun jika kami tidak bertemu Abah mungkin tidak akan ada orang yang mau menyiapkan makanan untuk kami karena kami semua larut dalam Petualangan di Curug Malela. Terima kasih abah, terima kasih Masyarakat desa Cicadas atas kebaikan anda semua membantu kelancaran Acara kami jelang Puasa ini.

 

 

And than its time to back home . Lets get ride……Bro’! and i just want to say, Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda. Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada-Nya untuk diberikan teman hidup Hari ini. sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

 

 

 

Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul, Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yag tinggal dijalanan, Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan  Dan disaat kamu lelah dan menegluh tentang pekerjaanmu, Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorang-pun yang tidak berdosa… Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Allah SWT bahwa kamu masih hidup ! Selamat menjalankan Ibadah Puasa. Mohon Maaf Lahir dan Batin. + DEZ +

 

Life is a gift
Live it…
Enjoy it…
Celebrate it…
And fulfill it with thanks to God

Make it easy

Make it simple

Enjoy it and be happy

 

 

 

Iklan

IKUTI DJARUM COKLAT FUN RALLY

Posted on

 

BIKERS juga Wanieun !!

Posted on

 

Dalam mengisi Agenda di Bulan Juni kemarin Forum Club otor Bnadung bekejasama dengan Djarum Black telh mengadakan Acara BIKERS BLACK WINNING ELEVEN COMPETITION 2008 pada hari sabtu 21 Juni 2008 di padepokan seni Kota Bandung.

Kegiatan yang dimulai jam 3 sore ini memang lain dari biasanya karena ajang kompetisi yang biasanya di ikuti para Bikers Di FCMB nggak jauh dari dunia otomotif, Dunianya Bikers. Namun kali ini para Bikers yang hadir sekitar 500 orang tersebut datang untuk mendukung kawan-kawannya satu club dalam kompetisi Winning Eleven, Kompetisi ini di ikuti 64 Peserta yang di bagi ke dalam 4 Group.

BIKERS BLACK WINNING ELEVEN COMPETITION 2008 Merupakan kegiatan yang dilaksanakan Dalam upaya menumbuhkan serta mempererat silaturahmi persaudaraan di Forum club Motor Bandung. Mayoritas Bikers yang tergabung di dalam Club-Club motor FCMB merupakan Anak-Anak Muda yang memiliki aneka ragam Hobby namun yang pasti jika mendengar WE sudah barang Pasti akan terdengar sangat familiar karena mayoritas setiap Anak muda pernah bermain WE. Winning eleven merupakan Game Simulator sepak Bola yang Paling Laris diantara game Lainnya.

Serunya Kompetisi ini melahirkan Bikers sang juara I WE Aris dari Mio Automatic Club, Juara II Dicky dari Bikers Boyz Extreme, Juara III Andi dari Bandung Satria Club, dan Juara IV Agung Dari Giant Motorcycle Community. Menjelang malam hari acara berlanjut yang di meriahkan pula oleh pertunjukan musik akustik dan di ikuti dengan Nonton Bareng Euro 2008,

Demikian kegiatan BIKERS WINNING ELEVEN COMPETITION yang telah kami laksanakan dengan sukes dan lancar, hal ini tercipta atas kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak yang terkait diantaranya Dinas Pariwisata Kota Bandung, Management Djarum Black, Kepolisian dan Pengelola Padepokan Seni.

peace, love, unity and respect – All Bikers Are Brothers

 

 

FORUM CLUB MOTOR BANDUNG SAHUR ON THE ROAD 2007

Posted on

 

Di Penghujung Bulan Ramadhan pada hari Jumat 12/10/2007 Forum Club Motor Bandung telah mengadakan kegiatan Sahur on The Road yang dilaksanakan di Lapangan Tegalega Bandung. Dalam kegiatan kali ini Club-club motor yang tergabung Di FCMB tetap menunjukan Antusiasme yang sangat besar untuk mensukseskan Sahur on The Road 2007, kegiatan yang dimulai  Dini hari ini dimulai dengan gelaran Fun games seperti Slow race, Lomba Dorong Motor, freestyle dan hiburan musik dangdut dari para pemusik jalanan di sekitar Tegalega yang lumayan menghibur dan menghangatkan suasana.

 

 

Sahur on The Road 2007 merupakan kegiatan bakti sosial yang sudah menjadi kegiatan reguler FCMB di Bulan Ramadhan, Sahur on The Road 2007 di ikuti oleh sekitar 300 Orang Bikers dari Club-club Motor dalam Forum Club Motor Bandung, Dalam sambutannya ketua Umum FCMB Kang Sony Teguh menuturkan “…Sahur On The Road Kali ini memang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, namun ini tidak mengurangi rasa kebersamaan kita sebagai sebuah keluarga besar, keterbatasan serta kekurangan tidak juga melemahkan Solidaritas yang sudah kita bangun selama ini. Semoga apa yang bisa kita berikan saat ini memberikan manfaat kepada masyarakat dan menjadikan amalan yang baik bagi kawan-kawan club yang telah bersedia memberikan kontribusi terbaiknya dalam Sahur on The Road 2007 ini.”, karena kegiatan ini dilaksanakan mendekati lebaran Sebagian kawan-kawan Club tidak bisa mengikuti Sahur on The Road ini dikarenakan keburu Mudik ke kampung halamannya masing-masing.

 

 

Di kesempatan ini turut hadir pula Kapt. TEK. Denden M. Arifin Salah seorang Penasehat FCMB yang telah meluangkan waktu dalam kesibukannya mempersiapkan mudik beserta Keluarga untuk mendukung kegiatan ini. Di Sahur on The Road 2007 kali ini Para Bikers FCMB yang dikawal Divisi TATIB-nya FCMB menelusuri Route jalan seperti BKR, Pelajar Pejuang, Laswi, Martadinata, Merdeka, Lembong, Asia Afrika dan kemudian Berakhir di Otista Lapangan Tegalega. Sepanjang Route yang ditempuh, Sasaran kegiatan Sahur on The Road ini meliputi para Tukang Becak, Penjaga Perkantoran, dan Pak Polisi di Pos-Pos jaga. Bakti Sosial yang dilakukan Forum Club Motor Bandung tersebut, merupakan wujud Pengabdian Para Bikers FCMB kepada Masyarakat dan kegiatan ini telah menambah satu lagi rentetan satu bukti nyata bahwa Bikers memiliki potensi positif yang patut di perhatikan keberadaannya sebagai salah satu komponen kekuatan sosial Masyarakat Kota Bandung. Dan semoga di waktu yang akan datang Sahur on The Road dapat kembali dilaksanakan dan secara umum bikers di FCMB dapat terus berkreatifitas menunjukan potensi yng dimiliknya dalam bentuk kegiatan lainnya. Tak lupa Pengurus dan Seluruh Keluarga Besar Forum Club Motor Bandung mengucapkan “..Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H, Minal Aidzin Wal Faidzin..Mohon Maaf Lahir dan Batin…”.

 

Wish you all Have A nice holidays……. 

Curug Dago “The Lost Treasure”

Posted on

 

 

Di setiap Akhir pekan sudah menjadi hal yang biasa para bikers di Bandung selalu menghabiskan akhir pekannya dengan melakukan Rolling ke lembang, ciwidey atau daerah lainnya sebagai lokasi refreshing. Namun patut di sayangkan jika Bikers yang juga sebagai masyarakat Bandung masih banyak pula yang tidak mengenal bahkan mengetahui kalau di Bandung  juga terdapat tempat refreshing yang tidak kalah serunya dengan daerah lain Salah satunya yaitu Curug Dago.

 

 

 

Curug Dago Merupakan sebuah air terjun di daerah Bukit Dago, dan merupakan salah satu objek wisata yang termasuk kawasan hutan lindung yang sekarang dikenal dengan Taman Hutan Raya (TAHURA) Ir. H. Djuanda yang dahulu dikenal dengan nama Dago Pakar, yang berada di ketinggian sekitar 800 m di atas permukaan laut  dan terletak 8 km dari pusat kota ke arah utara.

 

 

 Curug Dago yang memiliki ketinggian lebih kurang 10 meter kini kian jarang dikunjungi wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Lokasinya yang cukup terpencil semakin hilang tenggelam. Kendati letaknya tersembunyi, namun Curug Dago bisa dibilang sangat dekat dengan akses jalan utama, dan terminal Dago. Namun kondisinya sangat berbeda jauh dengan Taman Budaya Propinsi Jawa Barat (Dago Tea House) yang selalu ramai didatangi orang. Padahal antara Dago Tea House dan Curug Dago letaknya juga berdekatan.

 

 

Curug Dago pada tahun-tahun kebelakang pada awal 1990-an selalu  dibanjiri pengunjung karena saat itu kondisinya masih okeh. Meskipun relita yang ada sekarang ini menyebutkan Curug Dago kondisinya sangat memprihatinkan, Namun Curug Dago yang kini terlantar ternyata menyimpan jejak sejarah bagi Kerajaan Thailand. Tak jauh dari lokasi air terjun, terdapat dua prasasti batu tulis berhuruf Thailand peninggalan sekitar tahun 1818. Menurut para ahli sejarah, kedua prasasti tersebut konon merupakan peninggalan Raja Rama V (Raja Chulalonkorn) dan Raja Rama VII (Pradjathipok Pharaminthara) yang pernah berkunjung ke Curug Dago. Selain itu Curug Dago juga sebenarnya masih memiliki daya tarik wisata alam yang cukup beragam seperti pemandangan alam, flora dan fauna serta keadaan udaranya yang sejuk dan nyaman. 

 

 Objek wisata Curug Dago merupakan aset yang harus dijaga kelestariannya, untuk itu dibutuhkan kerja keras kita semua sebagai masyarakat Bandung agar lebih peduli terhadap kekayaan alam yang kita miliki dan tentunya hal ini harus diawali dengan pembenahan serta rehabilitasi Curug Dago sebagai Objek Wisata yang sudah selayaknya ditunjang  fasilitas wisata lainnya agar masyarakat yang berkunjung merasa nyaman sehingga keindahan Curug Dago yang merupakan Treasure Kota Bandung dapat juga dirasakan dan dinikmati keindahan alamnya oleh Generasi yang akan datang.  

 

 

Jadi datanglah sesekali ke Curug Dago agar kita bisa mengenal kekayaan alam yang kita punya. dan mari kita jaga bersama-sama alam indah yang kita cintai. BRAVO BANDUNG, VIVA FCMB, VIVA BIKERS !!!

 

 

 

 

 

MILANGKALA KANG DADA KA -61

Posted on

 

Sebuah kebanggan bagi kami semua dari forum warga bandung dapat berkumpul pada hari ini tanggal 29 april 2008 di pendopo walikota bandung untuk memberikan ucapan selamat ulang tahun serta penghormatan kepada pemimpin kota yaitu kang dada rosada sebagai walikota bandung yang tepat pada hari ini berulang tahun

 

 

 

Apa yang kami persembahkan pada hari ini mungkin tidak mewah dan meriah namun dengan ketulusan serta kesederhanaan kami dapat berkumpul bersama sang pemimpin untuk turut  serta merayakan dan mendoakan agar kang dada beserta keluarga besar senantiasa dalam kondisi sehat wal afiat serta selalu dalam lindungan Allah Swt.

  

 

 

 

Kegiatan ini senantiasa lahir dari sebuah antusiasme warga Kota Bandung untuk mengapresiasi “milangkala” sang pemimpin Masyarakat kota bandung sekaligus menjadi figur dan simbol utama kota, sehingga kiranya tidak berlebihan  apabila warga kota menyambut pertemuan hari bersejarah tersebut dengan bersama-sama mensyukurinya.

 

 

 

 

Kami selaku warga kota Bandung, mempunyai pengharapan yang sangat besar akan lahirnya sebuah budaya masyarakat kota bandung dalam memberikan penghormatan kepada pemimpinnya yang mana kami yakin akan memberikan sebuah effect positive kepada masyarakat kota lainnya, sebuah kultur baru yang mampu memberikan pendidikan baik secara politik dan moral tentunya, kami juga berharap dengan kegiatan ini mampu mengajak warga kota Bandung untuk lebih mendekatkan diri dan melakukan komunikasi-komunikasi tentang pembangunan kota, baik di bidang- bidang sektor real kemasyarakatan maupun bidang-bidang pemerintahan lainnya, kami menganggap bahwa komunikasi yang baik antara rakyat dan pemimpinnya akan dapat lebih membangun kota Bandung yang kita cintai ini. 

 

    

 

Kehadiran masyarakat yang tergabung dalam Forum Warga Bandung diawali dari area parkir Alun-alun Bandung dan masuk ke area Pendopo Kota Bandung dengan diiringi oleh tetabuhan alat musik tradisional berikut para panari dan penggawa-penggawa adat. Kehadiran masyarakat tersebut diterima langsung oleh Kang Dada dan diteruskan dengan pagelaran sejumlah acara, mulai dari penyampaian ucapan selamat, musik dan potong tumpeng serta peniupan lilin bolu ulang tahun oleh Kang Dada.

 

 

Doa yang dikumandangkan tertuju secara khusus kepada sang pemimpin yang tengah berulang tahun serta masyarakat kota secara umum. Disampaikan juga sambutan Kang Dada berikut ucapan terima kasih kepada masyarakat Kota Bandung yang hadir saat itu. Kemudian acara ditutup dengan penampilan atraksi motor dan Forum Club Motor Bandung. Keseluruhan acara berlangsung singkat namun padat dan penuh dengan pesan-pesan berharga dan kesan-kesan yang mendalam terhadap penghayatan hidup dan moment kelahiran.

 

 

 

 

Dalam segala keterbatasan yang dimiliki Forum Warga Bandung dalam perayaan “Milangkala Kang Dada Ka-61” telah menjadi pelajaran berharga sekaligus pijakan dalam melaksanakan kegiatan serupa untuk kedepannya. Segala bentuk kritik dan saran telah banyak yang masuk kepada panitia.

 

 

 

 

 

Hal ini sebagai pertanda bahwa acara ini telah menarik minat masyarakat untuk mengapresiasi kreatifitas tersebut. Dalam kesempatan ini sebagai panitia sekaligus bertindak pula sebagai representasi dan Forum Warga Bandung mengucapkan terima kasih sebesar-besamya atas segala macam bentuk bantuan baik secara moril maupun materil dalam penyelenggaraan acara tersebut. Segala macam yang telah dibaktikan pada acara tersebut mudah-mudahan akan mendapat balasan lebih dari Tuhan YME.

 

 

 

Mudah – mudahan apa yang kami lakukan dapat memberikan pengharapan kepada warga kota Bandung, dan mampu mengajak warga kota bandung khususnya kaum muda untuk lebih pro aktive membangun kota dan menjalin hubungan kemitraan dengan birokrasi dan unsur – unsur pemerintahan terkait dalam membangun kota Bandung yang sangat kita cintai dan semoga hal ini merupakan awalan bersama demi lebih mempererat hubungan pemimpin dan rakyatnya, amin.

 

 

“Wilujeung Tepang Taun,

Mugia Mulus Rahayu Dina Panangtayunan Allah SWT,

Hurip Diri Sugih Nagri´

Warga peduli Bandung Sehat dan Bersih

Posted on


Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang semakin meningkat dengan merk –

merk yang semakin banyak akan meningkatkan konsumsi bahan bakar minyak dan pencemaran udara di Indonesia. Sampai dengan saat ini jumlah kendaraan

bermotor di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 30 juta yang 60% adalah

sepeda motor sedangkan pertumbuhan populasi untuk mobil sekitar 3-4% dan

sepeda motor lebih dari 4% per tahun (data dari Dep. Perhubungan). Menurut data

terakhir dari Gaikindo pertumbuhan pasar penjualan kendaraan baru untuk roda 4

naik hampir 25 % pada tahun 2003. Sedangkan pertumbuhan pasar penjualan

sepeda motor naik hampir 35 % pada tahun 2003. Dengan tidak adanya suatu

peraturan yang tegas mengenai emisi gas buang dan partisipasi dari produsen

kendaraan di Indonesia maka pencemaran udara di Indonesia akan semakin

meningkat pula. Melihat permasalahan tersebut maka sudah menjadi suatu

keharusan bagi kita Para Bikers yang tergabung dalam Forum Club Motor

Bandung Untuk Memberikan kontribusi dalam melakukan upaya pencegahan

dalam mengurangi polusi dengan melakukan uji Emisi kendaraannya masing-

masing.

 

Kegiatan ini akan menjadi Stimulan bagi industri kendaraan bermotor di

Indonesia untuk segera menciptakan kendaraan bermotor yang ramah lingkungan

dan hemat bahan bakar di masa mendatang.

Untuk itu maka revolusi teknologi kendaraan bermotor semakin mengarah pada

keunggulan sefety dan environment hal ini sesuai dengan moto keselarasan antara

tuntutan perbaikan kualitas hidup manusia dan perlindungan terhadap lingkungan

hidup. Beberapa industri kendaraan bermotor besar di dunia. Telah menjawab

tuntutan lingkungan dengan menciptakan kendaraan bermotor yang semakin

mendekati konsep zero emission vehicle.

Kendaraan bermotor tentunya akan menghasilkan polusi yang tidak sedikit dan ini

termasuk polusi udara. Adakah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk

sedikit mengurangi polusi-polusi itu? Setidaknya untuk orang-orang umum yang

tidak mempunyai kekuatan untuk mengubah masyarakat secara makro, tetapi

dapat dimulai dari diri sendiri dulu.

Salah satu hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah melakukan uji emisi

secara berkala dan benar pada kendaraan pribadi. Sebenarnya, mengapa hal ini

(uji emisi) tiba-tiba menjadi penting

 

Mengapa harus uji emisi?

 

Kendaraan anda sangat berpotensi menjadi pencemar udara karena lebih dari 70%

pencemaran udara disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor. Emisi

kendaraan anda merupakan tanggung jawab anda sebagai penggunanya.

Uji emisi bukan sekedar kewajiban, tapi hak anda akan udara bersih

 

Apa untungnya uji emisi?

 

Keuntungan diperoleh jika anda teratur melakukan uji emisi dan perawatan

Kendaraan Hemat 5% bahan baker, Kondisi mesin selalu prima, Usia kendaraan

lebih lama, Nyaman berkendara, Udara bersih, Hidup yang lebih sehat

 

Bahaya Emisi Gas Kendaraan

 

pemanasan Global saat ini (global warming) sudah menjadi kampanye

internasional dan pemerintah yang punya perhatian terhadap kerusakan lapisan

pengaman bumi ini. Lapisan ozon merupakan pelindung di atmosfir kita yang

mencegah pemanasan bumi dan mengurangi dampak sinar matahari yang bisa

membahayakan kesehatan. Jika pemanasan bumi terus meningkat, maka

permukaan laut akan meningkat akibat melelehnya salju abadi di kutub-kutub

bumi. Sementara sinar ultraviolet dari matahari yang tidak terfiletr dengan baik

oleh ozon yang bisa menyebabkan munculnya berbagai penyakit. Antara lain

berupa kanker kulit yang akut. Faktanya, lubang ozon saat ini semakin melebar,

dan upaya mencegahnya belumlah secepat dan sebesar tindakan merusak oleh

tangan manusia.

Dengan berasumsi bahwa semua pihak melakukan dengan rasa tanggung-jawab

yang penuh dan juga kesadaran tinggi mengenai polusi, niscaya suatu saat nanti

polusi bisa ditekan sampai kualitas udara-nya masuk kategori, ‘layak Hidup”.

Bagi seorang bikers, di ujung semua ini, adalah ancaman bagi kesehatan. Sebab

bikers merupakan orang yang lama, kalau bukan yang terlama, menghirup gas beracun di jalan raya.