RSS Feed

Category Archives: Bikersworld

Ditekan Rossi, Stoner Tumbang


 

Memang beban mental Stoner cukup berat… !!! Jika di tahun 2007, Stoner mempunyai keunggulan dibandingkan Rossi disisi bikez dan tyre… maka sekarang keunggulan itu pun seolah sirna… !!! Yaagh… YZR-M1 nya Rossi… bisa mengimbangi Ducati Desmosedici GP8 nya Stoner… !!! Bannya pun sama… sama-sama Bridgestone… !!! Rossi lebih berpengalaman… dan ia telah leading nilai .. dimana sebelum race terdapat selisih 50 points…!!! Strategi Rossi pun tepat… ia ngejar pole position.. kalau kalah pun runner-up saza… sehingga gampang untuk ngejar Stoner… !!! Apalagi track nya adalah Misano… yang relatif pendek-pendek dan sempit… !!! So power kurang berarti disini… !!!

Di awal race… Rossi sempat tertinggal.. bahkan kalah dengan Pedrosa… !!! Namun diakhir lap ke 2, Rossi sudah mengejar Stoner… !!! Teruz Rossi mengejar Stoner… dan ini memang nggak enak bagi Stoner… !!! Gue sendiri pun… kalau merasa dikejar… kayaknya diburu-buru teruz… !!! Nggak tahu yang ngejar kita apa jauh apa tidak.. kita hanya konsentrasi… dan mencoba mendengar sayup-sayup… pluz ngandalin feeling… !!! Naagh… strategy Rossi ini… membuat ‘down’ Stoner… !!! Dan akhirnya memasuki lap ke 8, Stoner terjatuh… !!! Rossi pun menilai bahwa Stoner selalu mengambil alur yang sempit… walaupun dalam keadaan latihan…!!! yaagh memang maksudnya Stoner untuk semakin menjauh… !!!

Sampai akhir race.. Rossi pun tak terkejar…!!! Kejutan terjadi pada riderz Toni Elias… yang kelihatannya… sudah bisa menjinakkan Ducati… !!! Ia bahkan bisa melibaz Pedrosa.. dengan Desmosedici GP-8…!!! Dengan hasil begini… selisih 75 points… Rossi hanya butuh 46 point lagi… agar ia menjadi Juara Dunia MotoGP 2008… !!! Yaagh… siap-siap laageee…. iklaaan…. Yamaha Semakin Di Depaan… !!!

Posted by triatmono in MotoGP, Otomotif.

PILKADA BAGI KAUM MUDA BIKERS

Posted on

   

BIKERS DUKUNG DADA–AYI, BUKAN KARENA INGIN NGE-TREND 

Satu Bulan sebelum Pesta Demokrasi di Kota Bandung tepatnya Kampanye Pilwalkot Kota Bandung di gelar, Para Bikers yang tergabung dalam Forum Club Motor Bandung telah melakukan Konsolidasi, Berkumpul, Berdiskusi Untuk menentukan Langkah organisasi dalam Arus Pilwalkot yang semakin Deras. Kegiatan yang dihadiri oleh pengurus beberapa Perwakilan Club Motor tersebut berjalan sangat alot dan berbagai argumentasi Pro kontra Pilwalkot pun muncul. Beberapa perdebatan yang sangat umum mungkin akan saya paparkan sebagai berikut :

 

Apakah FCMB Akan Ikut Dukung-Mendukung Calon Walikota?

Desradikky, Sekjend FCMB : Bagi kita sebagai organisasi yang memiliki Visi Misi serta program dalam upaya mengangkat potensi dan legitimasi kita sebagai bagian dari infrastruktur masyarakat kota Bandung. Saat ini bukan waktunya untuk hanya ikut-ikutan biar ngetrend atau Cari untung rugi tetapi kita harus menunjukan Bakti kita terhadap Kota Bandung demi kemajuan kaum Muda dan masyarakat. Mengingat FCMB ini mewadahi Ribuan Anggota, kita harus mendorong kawan-kawan ini dalam proses Demokratisasi di kota Bandung dan menunjukan partisipasi politiknya dalam pesta Demokrasi kali ini. Apa yang menjadi kepentingan kita sebagai organisasi dan kawan-kawan secara individu mungkin berbeda. Kita duduk bersama saat ini sebagai FCMB satu tubuh yang memiliki satu kepentingan, yaitu bagaimana FCMB dapat merealisasikan VISI MISI serta programnya.

 

Siapa Calon yang akan kita Dukung?

Bagus Bejo, Ketua harian FCMB : Dalam sejarah perjalanan Bikers di Bandung bahkan setelah FCMB berdiri satu tahun, Bikers masih selalu dilihat sebelah mata apalagi pengakuan sebagai realitas perkembangan masyarakat. Kita tidak pernah diberikan kesempatan untuk memperkenalkan siapa kita, apa yang telah kita bisa buat, ataupun merasakan potensi besar yang ada dalam jiwa setiap bikers. Saya kira siapa yang akan kita dukung harus memiliki visi misi yang sesuai dengan program kita. Dan kalo sekarang kita tahu ada tiga pasangan Calon. Tapi yang kita kenal hanya kang Dada Rosada semenjak Bulan ramadhan tahun Lalu. Bukannya Sok kenal sok deket hehehehe…tapi jujur ”urang-urang rada hareudang pas di ondang buka puasa bersama…”. kegiatan itu memang diluar perkiraan kita karena biasa di acuhkeun dijalanan. Teu nyangka Bikers bisa diajak dialog jeung walikota. Terus pas geus ngobrol mah beuki hareudang karena kang Dada antusias sekali melihat potensi bikers yang selama ini tersembunyi tertutup semak-semak dan ilalang poliTIKUS kota Bandung. Calon lain saya nggak kenal mungkin beda dunia atau mungkin nggak tertarik untuk kenal dengan bikers yang selalu Trendy tapi pasti Inovatif.

 

Kenapa Kita Dukung DADA-AYI ?

Sony Teguh, Ketua Umum FCMB : Tentu saja dukungan ini berdasarkan pertimbangan dan analisa serta fakta yang kita terima dari Para pengurus Club yang ada di tiap kecamatan yang melaporkan sejauh apa keberhasilan yang sudah dilakukan Kang Dada terhadap Kota Bandung selama ini dan saya juga melakukan investigasi langsung bersama beberapa kawan untuk melihat situasi secara langsung agar kita lebih objective dalam menentukan langkah besar kita. FCMB Secara emosional kita mungkin lebih dekat dengan Kang Dada dan kita mengenal beliau seperti kakak kita sendiri, tanpa mengurangi rasa hormat terhadap calon lain kita memang tidak mengenal mereka pribadi maupun organisasi dan semua calon memiliki program yang sangat maju dan kreatif.

 

Namun Dukungan kita kepada Kang Dada ini tidak hanya dalam pertimbangan karena kedekatan emosional saja, tetapi sudah sangat jelas dan terbukti apa yang selama ini di sebutkan sebagai prestasi gemilang Kang Dada selama Menjabat walikota dengan Tujuh program Prioritas itu telah terlaksana dan manfaatnya telah dirasakan oleh masyarakat Bandung. Mungkin kawan-kawan belum tahu apa itu Tujuh(7) program Prioritas tapi kita sebagai individu sangat memerlukan semua itu diantaranya :

 Pendidikan, Kesehatan, Kemakmuran, Lingkungan Hidup, Seni Budaya, Olah Raga, Agama

Ketujuh program diatas merupakan program Ideal yang di Butuhkan Masyarakat saat ini, terlaksananya program tersebut telah di ikuti berbagai manfaat yang bermunculan dan dirasakan oleh seluruh masyarakat kota. Bagi saya program ini lebih rasional, dan kongkrit karena disempurnakan dengan Lima gerakan Lingkungan Hidup. Program tersebut pas sekali dengan slogan Bandung, yaitu BERMARTABAT (Bersih, Makmur, Taat dan Bersahabat)

 

Sule, TATIB FCMB :  Saya juga sependapat kang, saya kira dukungan kepada kang dada sangat objectif karena programnya lebih realistis nggak muluk-muluk. Kalo yang lain programnya masih janji ( ……. ), lebih eksperimental !!! khawatir masyarakat Bandung di jadikan kelinci percobaan. Apalagi kalo janji Masuk surga karena Punya Koneksi dengan malaikat hehehehe….hampura Hereuy tapi hampir percis lah.

 

Tetapi sebagian kawan-kawan bikers juga memberikan Argumentasinya karena pertimbangan internal Clubnya masing-masing, mengingat dalam situasi politis seperti saat ini tidak ada satu kelompokpun yang dapat dipercaya termasuk pacar kita sendiri (Analisanya dalem banget/kejauhan tuh….). pemahaman untuk tidak terlibat dalam arus pilwakotpun muncul di beberapa Club dengan alasan mereka tidak ingin terjebak dalam kepentingan sesaat para politisi yang bertarung untuk kursi Walikota dan sebagian memilih Abstain dan mengisi kegiatan dengan touring ke luar kota dan menghindari Hiruk Pikuk jalanan karena Musim Kampanye.

 

 

Meskipun ada beberapa perbedaan pandangan, akhirnya diputuskan Forum Club Motor Bandung untuk Memberikan Dukungan kepada DADA-AYI sebagai Walikota Bandung, Meskipun Dukungan ini tidak Spektakuler seperti Halnya elemen lain namun kami berkomitmen untuk terus mengawal kampanye ini kepada muara kemenagan DADA-AYI Figur pemimpin yang dapat menjembatani kaum muda dalam meningkatkan potensi kreatifitasnya pada muara prestasi yang dapat memajukan kwalitas pembangunan di kota Bandung. Menang atau kalah ini merupakan Bakti serta kontribusi kami terhadap figur yang kami Percaya karena pengalaman mereka dalam membangun kota yang kita cintai telah terbukti dan dirasakan oleh kita semua. Partispasi kami dalam pemenangan ini disadari oleh mayoritas keluarga besar FCMB sebagai komitmen bersama sebagai support moril bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara Umum.

 

 

DARI SEKIAN BANYAK TOKOH YANG MENGAKU SANG

REVOLUSIONER, DADA ROSADA TERBUKTI  SEBAGAI TOKOH YANG

SELALU BERPIKIR PROGRESSIF, BERTINDAK REVOLUSIONER !

 

 

HASTA LA VISTA SIEMPRE

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Harley-Davidson Kenapa Harus Arogan ?

Posted on

 

Tidak jarang kita membaca milis mengenai arogansi brotherhood bikers di Indonesia, salah satunya yang paling sering menjadi topik pembicaraan adalah mengenai arogansi dari kelompok motor tersebut adalah yang menggunakan motor Harley Davidson.

Ini merupakan sebuah salah satu kisah tentang Arogansi H-D di Indonesia

Kontroversi ini dimulai dari kekesalan Sarie Febriane akibat ulah para pengendara sepeda motor Harley-Davidson pada tanggal 5 Februari yang lalu. Pengalaman pribadi Sarie ini kemudian ditulis dan menyebar dari milis ke milis dengan cepat. Tulisan lengkap dari Sarie dapat dibaca misalnya pada blog milik Arie Reynaldi.

Ketika tiba di depan perumahan di dekat Polsek Cinere, terdengar bunyi sirine melengking dan deru suara motor yang sangat gaduh. Tak lama kemudian gerombolan  pengendara Harley Davidson, yang jumlahnya sekitar dua puluhan, tampak dari arah berlawanan (dari arah Sawangan ke arah Jkt).

Ketika itu saya sempat berpikir positif, Ah, kalau lagi macet begini mungkin mereka akan lebih sabar dan sopan, berderet rapi mengikuti arus yang memang sedang merambat pelan. Tapi rupanya tidak ! Saya memperlambat kendaraan karena khawatir tersenggol motor2 mahal mereka, yang mulai menyelip, memasuki ruang di sisi kanan mobil saya. Ketika mobil di depan saya sudah lebih maju, arus motor Harley dari arah berlawanan semakin banyak dan dengan arogannya mengambil kira2 sepertiga lajur di depan saya.

Para pengendara itu dengan tangannya menyuruh saya lebih minggir ke kiri, padahal sisi jalan sebelah kiri juga sudah mentok. Ketika itu mobil saya sudah hampir sampai bagian jalan yang bottle-neck. Sementara, di sisi kanan mobil saya sudah diisi dengan motor2 besar mereka. Jelas,saya enggak mau memaksakan diri lebih mepet ke kiri, wong saya bergerak di lajur yang semestinya !!

Karena saya enggak mau ngalah, para pengendara itu pun gondok dan meraung2kan gasnya. Saya lalu balas mengedip2kan lampu jauh mobil saya kpd motor2 di depan saya itu. Mereka gak terima. Salah seorang begundal HD lalu menggebrak kap mobil saya.

Pengendara itu kayaknya tambah panas, dan ngegebrak lagi. Jelas saya enggak terima. Dengan kepala melongok ke luar jendela, saya pun mendampratnya lagi dengan desibel suara makin tinggi (baca:teriak). Terpaksa deh, jadi tontonan para pengendara mobil lain. Tiba-tiba, mungkin karena marah didamprat perempuan (kecil pula), salah seorang pengendara lain yang bertubuh gempal banget melayangkan tangannya yang kekar ke arah saya yang masih melongokkan kepala ke luar jendela sambil mendamprat. Saya pikir dia belagak ngancam mau nempeleng, rupanya spion mobil saya digamparnya dengan kuat sampai terlipat ke arah dalam.

Saya benar2 panas, akhirnya saya maki dia dengan sumpah serapah kasar (yang pertama kali keluar dari mulut saya di tahun 2006 ini), tentu dengan teriakan. Pokoknya jengkel luar biasa. Tapi tiba2 sebagian otak saya teringat pada Arundhati, malaikat kecil saya..yang masih 20 bulan..Saya teringat juga cerita seorang bapak yang bonyok2 digamparin gerombolan HD hanya karena laju motornya terhalang mobil si bapak.

Saat melambatkan kendaraan untuk memasuki kompleks, satpam kompleks yang kebetulan nonton peristiwa itu, cuma bilang: Yah, sabar ajalah Mbak, maklum orang punya duit, ngerasa yang punya negara. Kita mau apa? ujarnya dengan wajah setenang telaga.

Tulisan Sarie kemudian ditanggapi oleh Zulfikar Alasyah, salah satu peserta konvoy Harley-Davidson yang kebetulan bertemu dengan kendaraan Sarie tersebut.

Tanggapan dari Zulfikar dapat dibaca misalnya pada Email yang diteruskan ke milis Orari DKI

Yang paling menarik menurut saya adalah sepenggal pernyataan dari Zulfikar di bawah ini:

Perlu dipahami bahwa sebelum bertemu dengan mobil si Ibu Sarie, rommbongan kami kira kira juga telah antri dalam kemacetan kira kira 15 menit lamanya. Hal ini membuat mesin motor H-D menjadi panas, dan tentunya dikhawatirkan mesin dapat terjadi Over heating. Belum lagi setiap engine H-D dilengkapi dengan engine cut off yang dalam kondisi panas tertentu akan mati guna menghindari Over-Heating, jadi solusi yang terbaik adalah secepat mungkin motor dapat terhindar dari kemacetan dan melaju di jalan yang tidak terhambat,agar angin dapat segera mendinginkan mesin. Lagi pula manfaat lain mengendarai motor adalah ketika macet motor lebih diuntungkan karena dapat menyelip diantara kendaraan mobil yang tersendat.

Sedikit Analisa mengenai Motor H-D

Terus terang saya sendiri tidak mau terlibat terlalu jauh dalam menghakimi kelompok H-D namun memang ada beberapa fakta yang sulit sekali dibantah. Seandainya memang saya hanya orang awam yang belum pernah merasakan moge boleh saja orang menganggap analisa saya didasari rasa kecemburuan sosial semata, tetapi hal ini sedikit banyak bisa saya tepis. Sebagai pengendara motor dan juga pemilik moge yang tidak kalah kelas dibanding Motor H-D (nampang mode-on)saya sendiri cukup kecewa dengan pola pikir sebagian kecil para pemilik H-D di Indonesia.  

Pertama :

  • Jujur saja saya justru cekikian sendiri setelah melihat tanggapan yang mengatakan motor H-D mudah sekali mengalami overheat bila sedang berhenti terlalu lama. Seandainya jawaban tersebut diberikan kepada tukang ojek mungkin mereka akan percaya tapi …Bukankah motor H-D dirancang sebagai motor touring dan daily use, bukan sebagai motor balap sehingga seharusnya mereka harus mampu bertahan di kala kemacetan lalu lintas. Bahkan pengalaman pribadi saya menggunakan moge yang kebetulan juga menggunakan pendingin udara, bila terjebak kemacetan untuk waktu yang lama cukup matikan saja mesin motor bila tidak mau mengalami over heat, simple kan?

Kedua :

  • Melihat konvoi moge merupakan hal yang lumrah, tetapi coba ingat ingat sedikit, pernahkah anda melihat konvoi Ducati menggunakan pengawal dari kepolisian? Atau konvoi Vendeta (Aprilia – Cagiva) menggunakan pengawal seperti halnya Konvoi H-D? Belum pernah ada kejadian konvoi moge masuk kejalan tol kecuali konvoi H-D.

Ketiga :

  • Kelompok Harley sangat selektif dalam memilih anggotanya. Tidak seperti klompok motor lain yang memiliki motto “asalkan merk sama apapun tipenya silahkan bergabung” kelombok H-D menyeleksi betul jenis tipe apa yang dimiliki si pengendara sebelum bergabung dalam brotherhood. Saya sendiri mendapat informasi tersebut dari paman saya yang kebetulan memiliki dua unit H-D versi Electra Glide dan Screaming Eagle. Meski tidak aktif di dalam brotherhood ia mengatakan bahwa beberapa jenis H-D seperti 883 Sportster tidak dianggap sebagai motor H-D sejati karena dinilai terlalu kecil dan kurang gagah.

Keempat :

  • Dibanding kelompok moge lainya kelompok H-D memiliki paling banyak memiliki sub brotherhood community dan anggota. Merekapun paling sering melakukan kegiatan bakti sosial terutama bila dibandingakan dengan komunitas moge lainya. Terus terang ini merupakan contoh sikap positif yang patut ditiru oleh komunitas bikers lainya. Sayang seribu sayang bila masih ada anggota dari H-D yang melakukan tindakan arogan. Jangan karena nila setitik rusak coca cola sebelanga.

Tolong sadari karena komunitas moge bukan cuma H-D masih banyak orang lain yang mempunyai cukup rezeki untuk membeli moge selain H-D tetapi tetap low profile dan tidak memiliki sikap arogan seperti pemilik H-D. Bukankah semakin tinggi status sosial semakin sopanlah seseorang dalam bertingkah laku?   Bravo Bikers !!   

Link : http://priyadi.net/archives/2006/02/14/kontroversi-harley-davidson-di-internet/

Tips Mudik Aman Dengan Motor

Posted on

Siapa yang tidak senang sih berlebaran bersama keluarga dan bertemu sanak saudara tercinta? Pastinya semua orang mengidamkan hal yang demikian. Untuk mewujudkanya ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Salah satunya adalah jika kita memilih menggunakan kendaraan bermesin favorit kita yang beroda dua, sebagai sarana transportasi mudik lebaran. Nah!

 Jenis motor yang direkomendasikan

 Tak perlu panjang lebar dalam menjelaskan jenis speda motor yang beredar di pasaran namun sebaiknya ada beberapa jenis speda motor yang amat cocok digunakan sebagai transportasi mudik. Jenis tersebut tak lain adalah jenis cruiser ringan dan motor trail. Karena disamping posisi mengemudikanya tidak terlalu membungkuk umumnya motor tersebut dilengkapi kopling manual yang tentunya dapat mempermudah ketika melintasi jalanan berliku pada kecepatan 50-70 km/jam. Disamping itu motor jenis tersebut memiliki kapasitas membonceng cukup baik. Sedangkan pilihan kedua dan ketiga jatuh pada motor jenis bebek dan skutik. Disamping cukup nyaman tetapi kedua motor ini kurang nyaman apabila dikemudikan dalam waktu yang cukup lama.

 Yang perlu diperhatikan dan aksesoris penting

 Sudah menjadi keharusan bagi setiap bikers memperhatikan kondisi speda motor dengan baik sebelum melakukan perjalanan jauh baik kondisi mesin maupun kondisi motor keseluruhan. Berikut hal yang sangat vital untuk di periksa dan bila bermasalah sebaiknya segera diperbaiki.

 

  • Kondisi mesin termasuk : girbox,radiator,karburator,kopling dan silinder.
  • Kondisi sasis secara keseluruhan yaitu : Rem, suspensi, ban dan jok.
  • Perlengkapan keselamatan : Lampu depan, rem, sein, dim dan aki

Yang juga dianggap perlu adalah menambahkan box plastik pada buritan motor. Kegunaanya adalah dapat menaikan daya angkut motor sekitar 10-15 kilogram dan juga dapat dijadikan sandaran bagi penumpang motor.

 Pengemudi dan selama diperjalanan

 Ingat mudik bukanlah touring. Karena didalam kondisi mudik jalanan lebih padat dan selain itu banyak kendaraan besar berlalu lalang. sehingga selain perlengkapan standar ada beberapa hal yang perlu di persiapkan.

 

  • Jaket scot-light jaket ini dipasang diluar jaket biasa. Gunanya adalah dapat memberitahukan pengemudi lain akan keberadaan motor di malam hari
  • Ransel khusus – Box “Givi”. Dengan menaruh beban di tangki dapat mengurangi beban pengendara ketiban menaruh di punggung. Biarkan si pembonceng yang memakai ransel punggung.
  • Minuman penyegar, Air putih, obat obatan, peralatan p3k serta toolkit motor harus dibawa. karena biasanya alat alat tersebut pasti dapat digunakan.

Didalam perjalanan yang menempuh lebih dari 3 jam dan bila dilakukan lebih dari terik matahari dan kondisi puasa sebaiknya berkendaralah maksimal 2 jam untuk kemudian beristirahat selama 1 jam sebelum melanjutkan perjalanan kembali. Karena disamping untuk mengistirahatkan tubuh, motor pun bisa beristirahat. Sedangkan bila dilakukan di malam hari perhatikan kondisi lampu . Jika memungkinkan ikut lah konvoi sehingga penerangan dan keberadaan motor lebih terlihat.

Jangan Dilakukan !!!

Ngebut karena mengejar waktu, memforsir melakukan perjalanan nonstop lebih dari 3 jam, perlengkapan kurang, membonceng lebih dari satu orang serta menggunakan motor sport adalah ide dan tindakan berbahaya. Hindari! jika brothers memiliki ide atau kondisi dari salah satu kriteria tersebut sebaiknya jangan menggunakan motor, toh masih banyak sarana transportasi lain, mulai dari mobi, bus, kereta hingga pesawat.

 Sumber : Indobikers

Minal Aidzin Wal Faidzin … Mohon Maaf Lahir Batin

Sepeda Motor Arogan !!!

Posted on

Seakan cerita basi bila kita membahas mengenai tindakan semena mena pengendara motor besar (Harley Davidson) terhadap pengendara kendaraan roda empat. Namun ada baiknya jika kita bercermin di luar kacamata bikers dan pencinta motor. Kita lihat image bikers dari sisi lain, dalam hal ini dari sisi pengguna jalan lainya yaitu pengendara mobil pribadi.

Akibat penampilan HD yang mencolok

Dari sekian banyak kejadian / fenomena perbuatan arogan seakan akan hanya ditujukan kepada pengendara Harley Davidson padahal sebenarnya tidak demikian adanya. Hal ini dikarenakan penampilan menonjol pengendara HD dibanding pengendara motor lainya bahkan dibanding pengendara moge sport sekalipun. Penampilan bling bling plus kostum bergaya “Gangster” seakan menambah kesan pengendara  HD menjadi lebih arogan. Padahal  tidak semua arogansi hanya dilakukan oleh pengendara HD, tetapi perbuatan tersebut juga dilakukan oleh beberapa oknum biker lainya.  Namun karena penampilan HD dan pengendaranya sangat mencolok maka image dimasyarakat lebih terfokus untuk menjadikan HD sebagai bulan bulanan dengan mengesampingkan arogansi oknum bikers lainya.

Autobild 2005 – Arogansi Pengendara Motor

Menurut majalah otomotif Autobild edisi 2005  justru keluhan terbanyak pemilik kendaraan roda 4 justru terhadap pengendara motor kecil. Meski juga tidak sedikit yang merasa jengkel akibat disuruh minggir oleh pengendara Moge tetapi berikut merupakan keluhan yang paling sering dikemukakan oleh pengendara mobil terhadap pengendara motor.

  1. Mereka mengeluhkan bahwa seringkali saat di tengah kemacetan spion mobil mereka di senggol hingga lecet bahkan seringkali sampai kacanya retak oleh motor yang ingin nyelip di antara mobil. Sedangkan si pengendara motor hanya berlalu tanpa merasa bersalah.

  2. Ketika musim hujan sering kali banyak motor yang berteduh di bawah jembatan. Akbiatnya kemacetan luar biasa karena effek bottle neck pun terjadi. Umumnya pengendara motor tersebut memarkirkan motornya secara pararel dan dilakukan di bawah jembatan persimpangan jalan protokol. Hal serupa juga sering dilakukan oleh tukang ojek.

  3. Konvoi komunitas motor, baik besar maupun kecil seringkali melanggar aturan lalu lintas bahkan karena dalam kelompok tidak jarang melakukan intimidasi terhadap pengendara lainya bahkan terhadap pengendara motor sekalipun.  Apalagi dalam jumlah besar mereka tidak ragu untuk mengendarai motor melawan arah.

  4. Lebih menyedihkan lagi adalah bila terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara  motor dengan kendaraan pribadi. Akibat penerapan solidaritas yang salah  umumnya sesama pengendara motor lainya langsung membela tanpa mengetahui duduk perkara yang jelas. Tidak jarang kekerasan fisik pun terjadi bila pengendara mobil tetap bersikeras pada pendirianya.    

  5. Ini yang paling miris, sekarang di Bandung justru sedang marak maraknya tindakan kriminal dan kekerasan dilakukan oleh geng bermotor. Dengan anggotanya yang mayoritas pelajar Smu mereka tidak segan melakukan keonaran, tidak saja terhadap pengendara lain tetapi juga terhadap pejalan kaki. 

Inikah Image kita (Bikers) dikalangan Masyarakat ? 

Inikah image yang kita inginkan terhadap dunia roda dua di Indonesia? Kelompok orang yang sok kuasa, tidak mengikuti aturan, mengintimidasi pengendara lainya dan melakukan aksi solidaritas dan main hakim sendiri tanpa mengetahui duduk perkaranya? Cukup sudah saling tuding “ini perbuatan kelompok ini” atau “ini pebuatan oknum itu” apalagi kelompok geng motor yang jelas jelas melakukan tindak kriminal yang membahayakan masyarakat. Sudah saatnya kita merenung, karena akibat ulah segelintir bikers banci justru  yang terkena getah justru bikers lainya. Marilah kita patuhi lalu lintas dan jagalah sikap tenggang rasa dan saling menghormati sesama pemakai jalan!  Kita rubah image tersebut, jadikan kita komunitas biker bermoral dan bijaksana! Hidup Biker !!!

Sumber : Indobikers

Penyakit Bikers di Jalan Raya

Posted on

 

Inilah mengapa Bikers kerap dianggap kalangan rendah dan Arogan

Tidak ada api kalau tidak ada Asap. Tidak ada image / stereotipe buruk bila tidak ada kelakuan buruk dari bikers itu sendiri. Menyoal berbagai tindakan indisipliner pengendara sepeda motor di tanah air  terutama di kota besar ada baiknya kita mawas diri dan melihat tindakan apa saja yang sering dilakukan bikers itu sendiri dari berbagai sudut pandang. Bedanya Indobikers mengklasifikasikanya tidak dengan UU Lalu Lintas  yang sulit dipahami  melainkan segi praktikalitas, keselamatan, psikologis, nekad bin edan :mrgreen:  tidak lupa akibat dan korban tindakan tersebut. gimana   ?

Praktikalitas : Dilakukan tanpa sadar namun sebenarnya pelanggaran

  • Di lampu merah mengantri di depan garis atau berhenti di depan Zebra cross : Umumnya dilakukan di perempatan. Saat menunggu lampu tanda belok menyala para pengendara motor seringkali numpuk di depan garis pada jalur paling kanan. Akibatnya menghalangi Zebra cross bahkan bila terlalu menumpuk pengendara berhenti diantara jalur busway. Resiko : Tertabrak Busway maupun kendaraan arah berlawanan. Dirugikan : Bikers sendiri 

  • Tujuanya lurus tetapi karena asik selap selip motor bertumpuk di jalur kiri : Efeknya terasa saat  berada di perempatan dimana “jalur belok kiri boleh langsung” tertahan. Effek bottle neck pun terjadi. Resiko : Menambah kemacetan. Dirugikan : Seluruh pengguna jalan.  

  • Selap selip diantara kemacetan : Siapa bilang hal itu diperbolehkan dari segi keamanan ? Meski terasa wajar namun sebenarnya hal tersebut beresiko terjadinya tabrakan maupun serempetan antara stang motor dengan kaca spion mobil. Resiko : Menabrak kendaraan lain. Dirugikan : Pengguna kendaraan roda empat

  • Berteduh di bawah jembatan dikala hujan : Meski alasanya cukup manusiawi, namun akibat bertumpuknya motor yang berhenti dibawah jembatan maka terjadilah effek bottle neck. Resiko : Menyebabkan kemacetan. Dirugikan : Seluruh pengguna  jalan

 

Keselamatan : Bukan Pelanggaran Hukum tapi Berbahaya

  • Piranti keamanan minimum : Memakai helm catok, menggunakan sendal, saat hujan menggunakan jaket hujan berjenis “Hoody alias kupluk”. Memang bukan pelanggaran namun disampin tidak memberi perlindungan maksimal perlengkapan tersebut justru berbahaya bagi penggunanya. Resiko : Kecelakaan sendiri. Dirugikan : Bikers sendiri

  • Modifikasi tidak sesuai : Memasang ban berukuran kecil misalnya. Terlihat unik dan menarik. Tetapi Effeknya adalah kesetabilan motor berkurang drastis. Akibatnya kendaraan riskan terjatuh. Resiko : Kecelakaan sendiri. Dirugikan : Bikers sendiri

  • Mengangkut beban berlebih : Umumnya dilakukan oleh tukang Oncom, Krupuk, Es, Delivery Service hingga Jagal Ayam  Mengangkut beban di kanan kiri motor membuat motor tidak stabil. Disamping dapat menutup ruang gerak dan pandangan bikers lainya, amat sulit melakukan recovery saat pengendara tersebut terpaksa melakukan manufer gesit. Resiko : Kecelakaan dan melibatkan bikers lainya Dirugikan : Bikers yang disekitarnya

 

 Psikologis : Karena pola pikir dan mental maka terjadilah hal yang tidak diinginkan

  • Benar salah, Bikers selalu benar : Ini kerap terjadi saat kecelakaan melibatkan motor dengan mobil. Umumnya tanpa pikir panjang pengendara motor di sekelilingnya langsung memalang motornya untuk kemudian menghakimi pengemudi mobil tersebut. Efek kecemburuan sosial kerap dijadikan alasan. Dirugikan : Pengguna kendaraan roda empat. Resiko : Komunitas bikers dianggap kelompok kelas bawah

  • Memancing dan Terpancing adu kebut di jalanan umum : Biasanya akibat salah seorang bikers melakukan profokasi dengan menggeber gas,kemudian menjadikan lampu lalu lintas sebagai lampu start (ini effek iklan juga) terjadilah adu kebut dadakan. Resiko : Terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dirugikan : Semua pengguna jalan.

  • Mengintimidasi pengguna jalan lainya : Umumnya dilakukan saat para bikers berkelompok. Melakukan geber geber gas, memaksa kendaraan lain minggir untuk memberikan jalan pada iring iringan konvoi tanpa memperhatikan kondisi lalulintas menjadi penyakit yang sering kambuh. Resiko : Image buruk serta konflik dengan pengguna jalan lainya. Dirugikan : Semua pengguna jalan.

 

Nekad bin Edan  : Artinya disamping melanggar hukum hal ini amat berbahaya

  • Mengendarai motor melawan arah : Sering terjadi di jalur macet namun bukan jalanan protokol. Lokasinya umumnya dekat pasar. Kerap terjadi pengendara motor mengendarai motor dengan melawan arah. Resiko : Nabrak lah! Dirugikan : Yang pasti bukan pesawat terbang atau kapal laut 

  • Anak kecil diizinkan bawa motor : Korban paling terkenal adalah almarhum Adi Firansyah. Menabrak motor yang melawan arah, dan dikendarai oleh anak dibawah umur. Alasanya cukup simpel yaitu : Dikendarai di jalur sepi! Resiko : Kecelakaan Fatal Dirugikan  : Semua pengguna jalan

  • Motor masuk jalan tol : Di Singapura boleh, Australia ok, Amerika ngak masalah sayangnya di Indonesia nggak boleh! Resikonya ya ketabrak oleh kendaraan lainya. Resiko : Kecelakaan Fatal. Dirugikan : Pengguna jalan tol

  • Kanan kiri kosong, trabas lampu merah : Umumnya terjadi setelah jam 12 malam. Begitu melihat kanan kiri kosong. Lampu merah di trabas. Siapa bilang tanpa terlihat oleh anda sebenarnya ada kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. Resiko : Kecelakaan Fatal Dirugikan : Pengguna jalan yang terlibat

 

Sayangi Diri Anda, Motor Anda serta Keluarga Anda.

Tidak perlu muluk-muluk, tidak perlu berlagak idealis. Toh kita, para bikers hanyalah manusia biasa yang kerap melakukan tindakan khilaf. Sehingga tanpa disadari sering kali kita melakukan pelanggaran yang beresiko membuat kecelakaan. Mengikuti praturan bukan karena takut di tilang, karena ditilang toh tinggal beri uang damai atau datang ke pengadilan untuk kemudian membayar denda, perkara pun selesai. Tetapi pikirkan berapa uang yang harus di tabung untuk membeli motor tersebut. Serta pikirkan tentang keluarga atau orang yang anda cintai yang telah menunggu anda di rumah. Ingat kesehatan dan keselamatan anda tidak bisa dinilai dengan uang. Hanya karena ingin menghemat 100-200 ribu atau lebih cepat 5-10 menit anda mempertaruhakan keselamatan anda dan keluarga anda. Ingat keselamatan adalah yang utama. Safety firs bro 

 

Sumber : Indobikers

Iklan Sepeda Motor Tidak Mendidik !

Posted on

Pernah memperhatikan iklan sepeda motor yang ada di televisi ? Semua temanya adalah menggambarkan keperkasaan performa motornya. Baik dari segi handling, tenaga hingga top speednya. Tetapi jika diperhatikan lebih lanjut-diluar kemampuan iklan tersebut dalam menarik konsumen sebenarnya banyak sisi negatif yang dapat ditiru oleh masyarakat.

Menjauhi Safety Riding

Coba perhatikan, dalam iklan sepeda motor khususnya motor skutik digambarkan banyak biker yang membonceng penumpang dengan posisi duduk menyamping. Belum lagi dimana pengendara sepeda motor yang mengenakan helm tidak sesuai dengan standar keamanan yang ada. 

Berkendara Ugal ugalan

Menjadikan lampu merah sebagai lampu start, susul menyusul di jalanan umum, hingga membuat kekacauan menggunakan sepeda motor. Sepintas hal sepele, tetapi secara tidak langsung iklan tersebut dapat memicu bikers pemula dan awam untuk meniru tindakan tersebut. Sayangnya yang akan terjadi bukanya menjadi bahan tertawaan atau decak kagum tetapi isak tangislah yang terjadi 

Mau sampai kapan ?

Jika pemerintah bisa melarang iklan rokok yang menggambarkan objek iklan sedang merokok, dan menggantinya dengan adegan lain semisal pemandangan keindahan alam atau aktivitas petualangan seseorang, kenapa tidak demikian dengan iklan sepeda motor dengan membuat stadarisasi  pembuatan iklan sepedamotor dengan mengedepankan fitur safety riding dan keselamatan serta toleransi berkendara? Sehingga dapat membangun image elegan sepeda motor dan tidak membuat kesan bahwa pengendara roda dua adalah masyarakat kelas rendah dan kampungan

 

Sumber : Indobikers