RSS Feed

Category Archives: Anggaran Dasar

Anggaran Dasar FCMB

Posted on

 

ANGGARAN DASAR

FORUM CLUB MOTOR BANDUNG

 

 

BAB I

NAMA, WAKTU, SIFAT DAN TEMPAT KEDUDUKAN

 

PASAL 1

N A M A

 

Nama Organisasi ini adalah FORUM CLUB MOTOR BANDUNG yang selanjutnya di singkat FCMB

PASAL 2

W A K T U

 

Forum Club Motor Bandung Didirikan pada 27 juli 2006, di Bandung, Ibukota Propinsi Jawa Barat.

 

PASAL 3

SIFAT DAN BENTUK

 

Forum Club Motor Bandung adalah Organisasi Otomotif yang bersifat terbuka.

 

 

PASAL 4

TEMPAT KEDUDUKAN

 

Tempat kedudukan dari Forum Club Motor Bandung berada di Bandung, Ibukota Provinsi Jawa Barat.

 

BAB II

AZAS DAN TUJUAN

PASAL 5

A Z A S

Forum Club Motor Bandung adalah Organisasi yang berazaskan Pancasila.

 

 

 

PASAL 6

T U J U A N

 

  1. Membangun Persatuan dan Persaudaraan Dengan sesama Club motor

  2. Meningkatkan Apresiasi dan kreatifitas pemuda dalam pembangunan.

  3. Meningkatkan Prestasi Pemuda dalam bidang Otomotif.

  4. Merekatkan nilai-nilai kesetiakawanan di kalangan club-club motor yang ada di kota bandung.

  5. Aktif ikut serta dalam mendukung Program-program pemerintahan

  6. Aktif ikut serta menjaga stabilitas dan keamanan Masyarakat.

  7. Aktif dalam menjaga serta memelihara nilai-nilai luhur budaya Sunda.

  8. Membangun Masyarakat yang menjungjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

  9. Melakukan pendidikan latihan untuk Pemberdayaan potensi pemuda.

  10. Membangun Usaha Bersama untuk meningkatkan kesejahteraan Anggota dan Masyarakat.

  11. Mengadakan Kerjasama Dengan berbagai elemen Masyarakat untuk melakukan pendidikan latihan untuk Pemberdayaan potensi pemuda.

 

 

BAB III

STRUKTUR DAN PRINSIP ORGANISASI

 

PASAL 7

STRUKTUR ORGANISASI

 

Struktur Organisasi Forum Club Motor Bandung tersusun sebagai berikut :

  1. Organ tertinggi pembuat keputusan adalah Presidium

  2. Pelaksana keputusan Harian adalah Pengurus Harian .

  3. Divisi-Divisi Pengurus Harian diangkat, diberhentikan dan dapat dibubarkan serta bertanggung jawab terhadap Mubes .

  4. Pelaksana keputusan Pengurus Harian adalah Pengurus Harian Club Motor.

PASAL 8

PRINSIP-PRINSIP ORGANISASI

 

  1. Bertaqwa kepada tuhan YME.

  2. Demokrasi untuk mencapai musyawarah dan mufakat.

  3. Sukarela dan Gotong Royong.

  4. Saling Menghormati dan rasa kepedulian sosial kepada sesama.

  5. Patuh terhadap Organisasi, Struktur yang lebih rendah patuh pada struktur yang lebih tinggi.

  6. Laporan anggota dari struktur yang lebih rendah wajib dijadikan dasar bagi pengambilan keputusan struktur yang lebih tinggi.

 

BAB IV

RAPAT-RAPAT

 

PASAL 9

RAPAT PENGURUS HARIAN

 

  1. Rapat Pengurus Harian , dihadiri oleh seluruh pengurus, yaitu Ketua 1, ketua 2, Sekretaris 1, sekretaris 2 dan kordinator Divisi-divisi. dan dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu minggu.

  2. Tugas-tugas dan wewenangnya:

  1. Memberikan laporan harian tentang perkembangan organisasi internal dan eksternal.

  2. Melakukan evaluasi kerja organisasi.

  3. Membuat rekomendasi-rekomendasi kerja harian organisasi.

 

PASAL 10

RAPAT PLENO PENGURUS

 

 

1. Rapat Pleno Pengurus, dihadiri oleh Seluruh Pengurus Harian , yaitu ketua umum, sekjend, ketua 1, ketua 2, sekretaris 1, sekretaris 2 , dan kordinator divisi-divisi beserta staffnya dilaksanakan atas undangan Ketua umum dan sekretaris jenderal. Sekurang-kurangnya satu kali dalam satu bulan.

2. Tugas-tugas dan wewenangnya:

  1.  
    1. Memberikan laporan harian tentang perkembangan organisasi internal dan eksternal.

    2. Melakukan evaluasi kerja organisasi.

    3. Membuat rekomendasi-rekomendasi kerja harian organisasi.

 

PASAL 11

RAPAT PLENO PRESIDIUM

1. Rapat Pleno Presidium , dihadiri oleh seluruh pengurus dan seluruh anggota Presidium dan dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali dalam …………….

  1. Tugas-tugas dan wewenangnya:

 

    1. Memberikan laporan harian tentang perkembangan organisasi internal dan eksternal.

    2. Melakukan evaluasi kerja organisasi.

    3. Membuat rekomendasi-rekomendasi kerja harian organisasi.

 

PASAL 12

MEKANISME RAPAT

 

  1. Setiap rapat di tiap tingkatan harus dipimpin seorang pimpinan rapat didampingi seorang Sekretaris.

  2. Setiap rapat di tiap tingkatan harus didokumentasikan secara tertulis dan ditanda-tangani oleh pimpinan rapat, dan Sekretaris.

  3. Setiap rapat di tiap tingkatan harus memiliki agenda rapat yang jelas dan didasari pada laporan kerja struktur di bawahnya.

 

PASAL 13

QUORUM DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

 

  1.  
    1. Rapat Pengurus Harian dan Rapat Pleno Pengurus Dapat dilaksanakan Apabila dihadiri oleh 50% + 1 dari Jumlah Club Anggota Atau Pengurus Harian yang tercatat dalam daftar Club Anggota dan daftar Pengurus Harian.

    2. Dalam hal tidak dicapai Quorum peserta rapat yang hadir maka rapat ditunda selama-lamanya satu minggu dari waktu yang ditentukan, Quorum peserta yang hadir masih tidak tercapai, maka rapat ditunda selama satu jam untuk kemudian dilaksanakan rapat secara sah.

    3. Rapat Pengurus Harian dan rapat Pleno Anggota dilaksanakan untuk mencapai mufakat tentang hal-hal yang akan diputuskan dan akan dilaksanakan.

 

 

 

BAB V

A T R I B U T

 

PASAL 14

B E N D E R A

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

 

PASAL 15

LAMBANG

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

 

PASAL 16

MOTTO

BERSATU.BERKARYA.BERBAKTI

 

 

BAB VI

ATURAN TAMBAHAN DAN PERALIHAN

 

PASAL 16

 

  1. Hal-hal yang belum diatur di dalam Anggaran Dasar, akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

  2. Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat berdiri sendiri-sendiri.

 

PASAL 17

 

  1. Perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga hanya dapat dilakukan oleh setelah mendapat persetujuan sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari anggota Pengurus Harian Dan 2/3 (dua pertiga) dari jumlah anggota yang hadir.

  2. Usulan perubahan disampaikan secara tertulis dan dilampiri penjelasan rinci serta diserahkan kepada Pengurus Harian selambat-lambatnya 15 (lima belas) hari sebelum pelaksanaan .